Film itu judulnya: Tanah Surga, Katanya..
Film karya Dedi Mizwar, yang memberikan inspirasi sekaligus teguran kepada kita semua yang pesimis terhadap negeri ini.
Disini di ceritakan tentang bagaimana kita bisa mempunyai rasa nasionalisme tinggi di hati dan pikiran kita. Kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia. Kata pepatah "Lebih baik hujan batu di negeri sendiri daripada hujan emas di negeri orang".
Latar cerita ini di perbatasan, antara Indonesia dengan malaysia. Dimana setiap orang yang sangat berpeluang untuk pindah menjadi warga negara lain memilih untuk menetap menjadi warga negara Indonesia.
Disini diperlihatkan semuanya, perbedaan yang terjadi di perbatasan. Di negeri orang itu sangat makmur, jalan beraspal, pasar dekat, rumah sakit dekat, rumah sudah beton. Sedangkan di wilayah bangsa ini, jalan masih tanah, masih banyak hutan dan warga masih tinggal di rumah dari kayu yang sudah lama dan lapuk
Tapi di wilayah itu, ada seorang kakek yang menjadi pahlawan saat Indonesia diserang oleh malaysia dan juga yang sangat cinta kepada bangsa ini. Dia tetap memilih sakit ketimbang dia harus pergi ke negeri orang itu. Dia mewariskan nasionalismenya kepada cucunya.
Film yang baik dimana di film ini diajarkan untuk mencintai tanah air sejak kecil dan orangtua harus memupuk rasa nasionalisme kepada anaknya sejak dini. Selain itu, di film ini di ceritakan tentang pejabat-pejabat negara yang tidak tahan dengan kritikan maupun sindiran dan langsung ngambek. Memang itulah gambaran masa kini dari negeri ini, khususnya wilayah perbatasan.
Gue sebagai penonton sangat terenyuh dengan film ini. Bagi kalian, anak muda yang kurang bersyukur dengan negeri ini, kalian harus banyak mencari informasi tentang sejarah dan tentang semua yang ada di negeri ini. Kalo mau, nonton juga film ini.
Ketika kalian sudah ngelakuin semuanya itu, dan kalian masih ngga suka dengan negeri ini, baru deh kalian pindah kemana aja kalian mau. Buat gue yang belom pernah kelilingin negeri ini, denger beritanya dari orang lain udah cukup bikin gue bersyukur jadi orang Indonesia.
Bukan menggurui, tapi memberikan saran. Mau dilakukan, bagus, ngga juga gak ngarus sama gue. Ini tentang kalian dengan negeri dimana kalian lahir. Dan itu bukan urusan gue.
Selamat malam!
No comments:
Post a Comment